Sertifikasi Dosen

Informasi Terkait Serdos

Prosedur Pelaksanaan Sertifikasi Dosen

  1. Kementerian Agama RI menetapkan kuota secara nasional (untuk tahun 2014 sejumlah 750 dosen). Kuota nasional ini kemudian dijabarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menjadi kuota untuk masing-masing perguruan tinggi (PT-Pengusul). Khusus untuk perguruan tinggi swasta distribusinya diserahkan kepada Kopertais.
  2. PT-Pengusul melakukan proses kuota menjadi daftar calon peserta sertifikasi dosen melalui pertimbangan fakultas,jurusan maupun program studi. PT-Pengusul dalam menangani proses sertifikasi ini disarankan untuk membentuk Panitia Sertifikasi Dosen (PSD) di tingkat PT Pengusul dengan berbasis Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional (P3AI), LembagaPenjaminan Mutu (LPM), atau unit sejenis.
  3. Penetapan daftar calon peserta sertifikasi dosen di PT Pengusul diurutkan atas dasar: (a) jabatan akademik, (b) pendidikan terakhir, dan (c) daftar urut kepangkatan atau yang sejenisnya. Rambu-rambu ini diberlakukan di tingkat perguruan tinggi.
  4. PSD pada PT-Pengusul berkonsultasi denganfakultas/jurusan/prodi untuk menentukan (a) 5 orang mahasiswa, (b) 3 orang teman sejawat, dan (c) seorang atasan dosen untuk masing-masing calon peserta sertifikasi dosen yang akan melakukan penilaian persepsional secara on-line.
  5. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan memberikan password melalui PSD kepada masing-masing peserta serdos sebanyak 10 buah password untuk (a) 5 mahasiswa, (b) 3 teman sejawat, (c) 1 atasan dosen yang akan menilai,dan (d) 1 dosen yang diusulkan untuk memberikan penilaian persepsional. Selain penilaian persepsional, dosen yang diusulkan melakukan penilaian personal.
  6. Hasil semua penilaian on-line diserahkan kembali ke PSD.
  7.  Sistem on-line akan secara otomatis mengkompilasi hasil penilaian pada PSD dan melengkapi dengan persyaratan lain seperti penilaian angka kredit, foto dan lain sebagainya. Hasil kompilasi portofolio secara on-line ini akan diserahkan oleh PSD kepada Pendis dan Pendis akan mengkompilasi data portofolio peserta sertifikasi dosen dari seluruh PT-Pengusul kemudian didistribusikan kepada perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi dosen (PTP-Serdos) untuk dinilai.
  8. PTP-Serdos menilai portofolio secara on-line dan hasilnya diserahkan kembali ke PT-Pengusul dan Ditjen Pendis.
  9. Berdasarkan hasil ini kemudian Ditjen Diktis menerbitkan nomor registrasi (khusus) bagi yang lulus dan dikirim ke PTP-Serdos untuk pembuatan sertifikat. Bagi yang tidak lulus diserahkan kepada PT-Pengusul untuk pembinaan dan pengusulan kembali.