PROF. MARWAN PIMPIN ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI UINSA

PROF. MARWAN PIMPIN ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI UINSA

LPM Update, Jumat (08/03/2019); Suasana di lingkungan kampus UIN Sunan Ampel Surabaya terasa sangat spektakuler, meriah dan penuh hikmat pada Jumat, 8 Maret 2019. Di hari Sayyidul Ayyamnya orang muslim ini, UIN Sunan Ampel Surabaya mendapat kunjungan para Asesor BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dalam rangka Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi. Tim Asesor BAN-PT ini diketuai oleh Prof. Dr. Marwan Asri, MBA., Ph.D., (Universitas Gajah Mada). Sedangkan anggotanya terdiri dari Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana, M.Si., (Universitas Padjajaran), Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D., (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Dr. Ir. Sri Nurdiati, M.Sc., (Institut Pertanian Bogor), dan Dr. Akhmad Rifai, M.Phil., (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Dalam momen penting dan bersejarah bagi UINSA ini, hadir semua jajaran pejabat mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Mantan Rektor, Ketua Dewan Pengawas, Ketua Unit Perencana dan Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, Dewan Mahkamah Etik, Dewan Pelaksana Etik, Ketua Senat, Sekretaris Senat, Kabiro, Ketua Lembaga, Kepala UPT, Sekretaris Lembaga, Dekan, Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Kepala Bagian, Kapala Subbagian, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta user pengguna alumni. Acara ini semakin meriah dengan hadirnya Dr. (HC) H. Imam Nahrawi, S.Ag., M.KP. (Menteri Pemuda dan Olahraga RI) yang juga sebagai Ketua IKA UINSA (Ikatan Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya),M.Nuh, DEA,(Ketua Dewan Pengawas UINSA), Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP., M.Ag (Direktur PTKI), serta Agus Sholeh, M.Ed (Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama). Dalam momen istimewa tersebut asesor sempat menanyai Imam Nahrawi terkait kegiatan IKA UINSA. Pesan singkat Rektor UINSA, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D., “ We give all the best and we try all the best,” ujar Prof. Masdar. Semoga UINSA...
REKTOR BERSAMA LPM SOSIALISASIKAN E-BKD 2019 SERENTAK KE SELURUH DOSEN UINSA

REKTOR BERSAMA LPM SOSIALISASIKAN E-BKD 2019 SERENTAK KE SELURUH DOSEN UINSA

LPM Update, Jumat (15/2/2019); Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Ampel Surabaya bersama Rektor UINSA, Prof. Masdar Hilmy, MA., Ph.D dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wahidah Zein Br. Siregar, MA., Ph.D, membuka acara “Sosialisasi Pedoman E-BKD dan Teknik Validasi Asesor” yang dihadiri oleh seluruh Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan ini digelar bersama oleh Panitia gabungan, yakni tim LPM, Pusti-PD, SPI, Bagian Kepegawaian, Bagian Akademik, dan Perpustakaan UINSA pada Rabu – Jumat, 13-15 Februari 2019. Sosialisasi E-BKD ini dilaksanakan selama tiga hari untuk dosen 9 Fakultas dan Pascasarjana. Pada hari Rabu, 13 Februari 2019, acara sosialisasi E-BKD ini diikuti oleh dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dosen Fakultas Syariah dan Hukum, dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sedangkan peserta pada hari kedua acara ini adalah dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, serta dosen Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Adapun di hari terakhir, acara sosialisai e-BKD ini dihadiri oleh dosen Fakultas Sains dan Teknologi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dosen Fakultas Adab dan Humaniora, serta dosen Pascasarjana UINSA. Dalam sambutan dan arahannya, Rektor UINSA, Prof. masdar Hilmy, MA., Ph.D., menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi UINSA menjadi Universitas islam yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional, maka akan dilakukan berbagai langkah, yakni pertama, mendorong dosen agar menulis di jurnal internasional berreputasi. “Setiap dosen yang menulis di jurnal internasional terindeks akan mendapat apresiasi, yakni mendapat remun” terang Masdar. Kedua, Rektor menghimbau kepada para Dekan untuk menyelenggarakan program-program internasional, seperti International Conference, Lecturer Mobility, Student Mobility, Visiting Profesor, Sabbatical Leave, dll. Ketiga, untuk mewujudkan World Class University, uinsa harus memperhatikan komposisi dosen dan mahasiswa internasional. “Kita undang...

LPM GELAR SIMULASI AKREDITASI PERGURUAN TINGGI (APT) BERSAMA ASESOR EKSTERNAL

LPM Update, Selasa (29/1/2019); Dalam rangka menyambut visitasi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT), UIN Sunan Ampel menggelar Simulasi APT pada Selasa, 29 Januari 2019. Kegiatan yang digawangi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ini menghadirkan dua asesor eksternal sekaligus, yakni Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D. Beliau adalah Guru Besar dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah. Sedangkan Asesor eksternal yang kedua adalah Prof. Eniman Yunus Syamsuddin dari Institut Teknologi Bandung. Melalui kepiawaian dua asesor eksternal ini, semua stakeholder UIN Sunan Ampel Surabaya semakin yakin dan mantab melangkahkan kaki menyambut visitasi akreditasi UIN Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh semua jajaran manajer, mulai dari Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wakil Rektor bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Kepegawaian, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Senat, Tim Renstra, Dewan Kehormatan Etik, Mahkamah Etik, Kepala Biro AAKK, Kepala Biro AUPK, SPI, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Dekan, Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Unit Pelaksana Teknis, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Kepala Bagian, Kasubbag, beserta Tim Percepatan APT UIN Sunan Ampel Surabaya tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Twin Tower A lantai 9 itu berlangsung dengan sangat hikmat, serius dan sesekali pecah oleh humor canda yang membuat hingar bingar situasi simulasi visitasi APT. Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Masdar Hilmy, MA., Ph.D, dengan sigap menjawab semua pertanyaan asesor. Tak ketinggalan pula saling menimpali dan menyempurnakan jawaban dan uraian atas pertanyaan aseor eksternal Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan (Wahidah Zein Br. Siregar, MA., Ph.D), Wakil Rektor Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan (Prof. Abu Azam Al Hadi, M.Ag), dan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama (Prof. Ma’shum,...
Bersama Pimpinan Uinsa, LPM Review Rubrik E-BKD

Bersama Pimpinan Uinsa, LPM Review Rubrik E-BKD

  LPM Update, Senin (26/11/2018); Dalam rangka menjamin mutu kinerja Dosen, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Ampel Surabaya bersama pimpinan Uinsa mereview rubrik e-BKD (Beban kerja Dosen) UIN Sunan Ampel Surabaya. Acara yang diselenggarakan pada Senin (26/11/2018) di Gedung Twin Tower A lantai 9 ini dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Wahidah Zein Br. Siregar, MA, Ph.D, Wakil Rektor 2 -Prof. Dr. H. Abu Azam Al Hadi, M.Ag, Sekretaris Senat, Ketua LPM -Prof. Dr. H. Ali Mudlofir, M.Ag, sekretaris LPM, Kepala Pusat di LPM, para Wakil Dekan 1, para Wakil Dekan 2, Ketua Program Studi level Sarjana dan Pascasarjana, Kasubag dan JFU LPM UIN Sunan Ampel Surabaya. Awalnya desain kegiatan review e-BKD ini akan digelar dalam beberapa sidang komisi. Akan tetapi atas beberapa masukan dari peserta yang hadir, maka review e-BKD ini dilaksanakan secara pleno. Wahidah Siregar meminta agar pada kesempatan ini para reviewer lebih fokus mengejar poin-poin apa saja yang sudah ada, dan poin apa yang belum dan harus dimasukkan dalam rubrik e-BKD ini. “Seperti poin Pengabdian. Apakah rubrik ini sudah mengkaver semua jenis pengabdian yang telah kita lakukan di masyarakat’, jelasnya memberi contoh kasus. Wahidah menyinggung pula adanya beberapa kerancuan seperti ketika dosen menjadi nara sumber, apakah akan dimasukkan dalam unsur penunjang atau pengabdian? Ia juga menyarankan agar prosiding juga dimasukkan dalam rubrik e-BKD. Dalam kesempatan yang sama, Abu Azam Al Hadi pun mengkritisi besaran sks kewajiban professor dalam menulis buku. Adapun sekretaris Senat UIN Sunan Ampel Surabaya, ia memberikan masukan agar rubrik e-BKD ini menambahkan PermenpanRB nomor 17 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya dalam konsideran rubrik e-BKD. Berbeda halnya dengan sekretaris Satuan...
LPM Gelar Rekrutmen dan Penyamaan Persepsi Calon Asesor BKD dan Serdos

LPM Gelar Rekrutmen dan Penyamaan Persepsi Calon Asesor BKD dan Serdos

  LPM Update, Rabu (07/11/18). Dalam rangka meningkatkan kualitas profesionalisme dosen, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar Rekrutmen dan Penyamaan Persepsi Calon Asesor Beban Kinerja Dosen (BKD) dan Sertifikasi Dosen (Serdos). Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 7 Nopember 2018 ini menghadirkan Prof. Ir. Djoko Kustono dan Drs. Imam Syafi’i, M.Pd. Acara yang diselenggarakan di lantai 9 Twin Tower A UIN Sunan Ampel Surabaya ini dibuka oleh ketua LPM, Prof. Dr. H. Ali Mudlofir, M.Ag. Dalam sambutannya, ia memaparkan bahwa LPM berusaha semaksimal mungkin demi meningkatnya mutu dosen UIN Sunan Ampel Surabaya. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya LPM memegang teguh tagline procedural, quick response, and transparant. Kegiatan Rekrutmen dan Penyamaan Persepsi Calon Asesor BKD UIN Sunan Ampel Surabaya ini bertujuan untuk meningkakan profesionalisme dosen dalam melaksanakan tugas, meningkatkan mutu proses dan hasil pendidikan, meningkatkan akuntabilitas kinerja dosen, meningkatkan atmosfer akademik di Perguruan Tinggi, serta mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional. Perhelatan yang diikuti oleh 46 dosen yang terdiri dari profesor, doktor serta Magister ini merupakan jawaban atas tuntutan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 tahun 2009 tentang Dosen, Permendikbud Nomor 92 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis pelaksanaan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen, Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017 tentang Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjanagan Kehormatan Profesor,serta Permenristekdikti Nomor 51 tahun 2017 tentang Sertifikasi Pendidik untuk Dosen. Imam Syafii menjelaskan, bahwa sebagaimana diamanatkan UU RI No 14 Tahun 2005, Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melaluipendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan...
Persiapkan World Class University, LPM Uinsa Helat Workshop International Acreditation

Persiapkan World Class University, LPM Uinsa Helat Workshop International Acreditation

  LPM Update, Selasa (6/11/18). Setiap perguruan tinggi yang hingga detik ini masih eksis, dituntut untuk mengikuti gejolak tantangan perkembangan zaman. Begitupun dengan UIN Sunan Ampel Surabaya, diwajibkan untuk mampu bersaing dengan perguruan tinggi di belahan bumi lainnya. Untuk menjawab tantangan tersebut, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar Workshop International Acreditation. Workshop yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 6 s.d. 8 Nopember 2018 ini dihadiri oleh Prof. Johny Wahyuadi Soedarsono dan Suparto, MA., Ph.D. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Sunan Ampel Surabaya, Wahidah Zein Br. Siragar dalam sambutannya berpesan agar UIN Sunan Ampel Surabaya hendaknya meningkatkan semangatnya untuk terus berjuang menatap masa depan yang lebih cemerlang, menggapai mimpi menjadi institusi yang tak kalah dalam kompetisi. Selanjutnya Prof. Johny, yang juga sebagai asesor BANPT, memaparkan perihal Instrumen Akreditasi Internasional dan Nasional. Seperti Asean University Network Quality Assurance (AUNQA), dikatakannya, sebenarnya bukan akreditasi, akan tetapi sebuah asesment. AUN QA merupakan bagian dari Quality Assurance. Penilaian dilakukan secara mandiri (Self Assessment) dengan melakukan penulisan Self Assesment Report (SAR). Selanjutnya perguruan tinggi melengkapi dokumen dan menentukan Action For Improvement terhadap hasil SAR. Setelah itu tim reviewer akan melakukan visitasi ke perguruan tinggi tersebut untuk memberikan saran masukan kepada perguruan tinggi yang mengajukan penilaian mandiri tersebut. “Dan semua proses ini membutuhkan dana yang tidak sedikit”, jelas Johny. Johny dan Suparto secara bergantian mensosialisasikan secara detail Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi yang baru dengan 9 kriteria. Perguruan Tinggi diwajibkan mengunggah 2 dokumen penting, yakni Laporan Evaluasi Diri (LED) Perguruan Tinggi, dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT). Dalam LED, lanjut alumnus Kampus Metalurgi Perancis ini, harus digambarkan Identitas Pengusul, Identitas Tim...